Review Kurikulum MBKM: PVTE Perluas Peluang Magang Industri Strategis bagi Mahasiswa
YOGYAKARTA, 9 Maret 2026 – Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika hari ini menyelenggarakan rapat koordinasi intensif. Pertemuan ini berfokus pada tinjauan Kurikulum MBKM PVTE di Aula Utama Kampus. Tujuannya adalah untuk memperluas dan mempertajam kualitas peluang magang industri bagi mahasiswa. Hal ini sangat penting guna memastikan keterserapan lulusan yang lebih cepat di dunia kerja sesuai standar Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Adaptasi Kurikulum dengan Standar Global
Sejak diluncurkannya kebijakan Merdeka Belajar, fleksibilitas menjadi kunci utama. Namun, manajemen prodi menyadari bahwa tantangan tahun 2026 semakin kompleks. Oleh karena itu, Kurikulum MBKM PVTE terus disesuaikan agar konversi Satuan Kredit Semester (SKS) dapat terintegrasi dengan mata kuliah inti. Langkah ini diambil tanpa mengurangi penguasaan kompetensi dasar mahasiswa di bidang teknik.
Kolaborasi Strategis Bersama Industri
Selanjutnya, Ketua Program Studi menekankan bahwa kolaborasi industri tidak boleh hanya bersifat administratif. Melalui review Kurikulum MBKM PVTE hari ini, pihak prodi memetakan ulang kompetensi yang paling dibutuhkan di lapangan. Fokus utamanya mencakup sistem kontrol otomasi hingga integrasi kecerdasan buatan. Selain itu, prodi juga menandatangani kerja sama strategis baru dengan perusahaan teknologi terkemuka untuk menciptakan jalur “Magang Bersertifikat”.
Sebagai kesimpulan, langkah berani dalam memperbarui kurikulum ini menjadi bukti nyata komitmen PVTE UAD. Dengan kurikulum yang lebih adaptif, mahasiswa kini memiliki ruang lebih luas untuk mengambil program magang tanpa khawatir tertinggal materi akademik. Akhirnya, diharapkan lulusan PVTE akan menjadi garda terdepan dalam transformasi digital di Indonesia.


